Sinergi Sekolah dan Orang Tua, MIM To’kaluku Matangkan Penerapan Sekolah 5 Hari

Makale, Humas MIM To’kaluku — Suasana Gedung 2 MIM To’kaluku tampak lebih semarak dari biasanya pada Rabu, 28 Januari 2026. Bukan hanya sekadar pertemuan, hari itu menjadi momen penting mempererat sinergi antara sekolah dan orang tua melalui kegiatan sosialisasi kebijakan 5 Hari Sekolah sesuai arahan pemerintah daerah.

Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) To’kaluku mengundang seluruh orang tua siswa kelas 1 hingga 6 untuk memahami secara menyeluruh mekanisme pelaksanaan pembelajaran dengan sistem lima hari sekolah. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang dialog terbuka demi menyatukan langkah dalam mendukung pendidikan anak-anak.

Dalam pemaparannya, pihak madrasah menegaskan bahwa penerapan sekolah 5 hari bukan hanya perubahan jadwal, tetapi juga penguatan kualitas pembelajaran dan pembentukan karakter siswa. Salah satu poin utama yang disampaikan adalah pembiasaan karakter positif yang sudah dimulai bahkan sebelum proses belajar mengajar berlangsung di kelas.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Makale, Zuhud, Guru Pendamping Madrasah yang juga Kepala Komite MIM To’kaluku H. Muh. Sabir, Kepala Madrasah Hj. Nirwana Tandiara, para guru dan staf, serta seluruh orang tua siswa.

Kepala MIM To’kaluku, Hj. Nirwana Tandiara, menegaskan bahwa pertemuan ini memiliki makna lebih dari sekadar penyampaian informasi. “Kegiatan ini bukan hanya sosialisasi, tetapi juga ajang silaturahmi keluarga besar MIM To’kaluku. Kami ingin orang tua benar-benar memahami program dan kegiatan yang akan berjalan selama pelaksanaan sekolah 5 hari, sehingga dukungan dari rumah dan sekolah bisa selaras,” ujarnya pada Rabu (28/1).

Melalui kegiatan ini, MIM To’kaluku menunjukkan komitmennya membangun pendidikan berbasis kolaborasi, di mana sekolah dan orang tua berjalan beriringan dalam membentuk generasi yang berilmu, berkarakter, dan berakhlak mulia. MH