(Makale, Humas MTsN 1)__MTsN 1 Tana Toraja kembali menunjukkan komitmennya sebagai madrasah berwawasan lingkungan melalui kegiatan penilaian Sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten Tana Toraja. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung program Toraja Maelo, yang salah satu fokusnya adalah lingkungan bersih, sehat, dan berkelanjutan. Dilaksanakan pada Rabu, 19 November 2025.


Tim penilai disambut hangat sejak memasuki gerbang madrasah oleh OSIM, dilanjutkan dengan yel-yel penuh semangat dari Pramuka serta penampilan tari 4 etnis yang menggambarkan kekayaan budaya Nusantara. Penyambutan berlangsung di taman madrasah yang rindang—di bawah teduhnya pohon mangga hijau—sebagai simbol keharmonisan antara budaya, alam, dan pendidikan.


Salah satu tim penilai, Frida Pakanan, dalam sambutannya menekankan bahwa Adiwiyata bukan sekadar ajang penilaian, tetapi sebuah proses pembiasaan.
“Menilai Adiwiyata berarti melihat bagaimana madrasah membangun budaya belajar yang baik dan nyaman. Peserta didik dijadikan kader Adiwiyata yang memiliki identitas dan pelopor cinta lingkungan. Program TOGA (Tanaman Obat KeluarGA), pembibitan, penanaman, dan pemeliharaan harus menjadi budaya, bukan hanya kegiatan seremonial. Semuanya harus tertanam dalam hati,” ujarnya.


Program Adiwiyata MTsN 1 Tana Toraja selaras dengan Ekoteologi Kementerian Agama, yang menanamkan nilai cinta lingkungan sebagai bagian dari ibadah dan kecintaan pada ciptaan Tuhan. Melalui pendekatan ini, warga madrasah diajak tidak hanya menjaga lingkungan secara fisik, tetapi juga menumbuhkan kesadaran spiritual bahwa merawat bumi adalah amanah.


Kegiatan penilaian ini turut dihadiri oleh Lurah Kamali, Melda Pakonglean, serta Kepala MTsN 1 Tana Toraja, Sampe Baralangi yang menyampaikan dukungan penuh terhadap implementasi pendidikan berbasis lingkungan.
Beliau menegaskan bahwa upaya ini bukan hanya untuk memenuhi indikator penilaian, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan madrasah dalam mewujudkan generasi yang peduli, berkarakter, dan berbudaya hijau.

Dengan kolaborasi guru, peserta didik, orang tua, dan masyarakat, MTsN 1 Tana Toraja berharap dapat menjadi pelopor madrasah berwawasan lingkungan di Tana Toraja, selaras dengan visi daerah dan semangat Ekoteologi Kementerian Agama. (Cikgu)
