Dari Seleksi Madrasah hingga Nasional: Perjalanan dan Tips Belajar Gheshiya Regina Rahmi, Peraih Medali Perunggu OMI 2025

(Makale, Humas MTsN 1 Tana Toraja)__Prestasi membanggakan ditorehkan oleh peserta didik MTsN 1 Tana Toraja. Gheshiya Regina Rahmi, peserta Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025, berhasil meraih Medali Perunggu pada bidang IPS Terintegrasi Tingkat Nasional yang diselenggarakan di Provinsi Banten.

Pada Selasa, 18 November 2025, Gheshiya berbagi pengalaman perjalanan akademiknya selama mengikuti OMI 2025. Ia melewati proses seleksi yang panjang, dimulai dari tingkat satuan pendidikan MTsN 1 Tana Toraja di mana ia berhasil meraih peringkat kedua dari belasan peserta di bidang IPS Terintegrasi. Keberhasilan tersebut mengantarkannya ke tingkat Kabupaten Tana Toraja dan kembali menorehkan prestasi sebagai Juara 2.

Perjalanan prestasinya terus berlanjut. Pada tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar, Gheshiya tampil gemilang dan berhasil meraih Juara 1, sekaligus menjadi tiket menuju OMI tingkat nasional. Di ajang nasional, ia bersaing dengan peserta terbaik dari berbagai provinsi dan akhirnya dinyatakan sebagai salah satu peraih Medali Perunggu OMI 2025.

Ketika ditanya alasannya memilih bidang IPS, putri dari pasangan Abd Rahman dan Salmiah itu mengungkapkan bahwa minatnya terhadap IPS sudah tumbuh sejak kelas 5 SD. “Melalui pelajaran sejarah, saya bisa mengetahui perjuangan kemerdekaan zaman dahulu. Apalagi guru IPS saya waktu itu menyampaikan dengan sangat menarik dan bermakna.Guru saya adalah tante saya sendiri, Ibu Sunarti,” ucapnya sambil tersenyum.

Sebagai anak pertama dari empat bersaudara, Gheshiya juga membagikan beberapa tips belajarnya. Ia mengaku suka belajar sambil mendengarkan musik, menonton referensi materi melalui YouTube, serta mengerjakan latihan soal yang diberikan oleh pembimbing di madrasah. Untuk materi hafalan, ia lebih sering mengulang di pagi hari setelah salat tahajud atau setelah salat subuh. “Yang paling penting adalah doa orang tua. Itu kuncinya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Gheshiya menegaskan pentingnya belajar mandiri. “Kesadaran untuk belajar sendiri itu sangat penting. Jangan hanya belajar kalau ada guru atau sedang diawasi,” pesannya.

Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik MTsN 1 Tana Toraja untuk terus meningkatkan potensi diri dan berani berkompetisi pada ajang-ajang akademik di masa mendatang.

Madrasah juga menyampaikan apresiasi kepada para pembimbing, orang tua, serta seluruh pihak yang turut mendukung perjalanan Gheshiya hingga mencapai tingkat nasional. (Cikgu)