Supervisi Layanan Nikah Rujuk: Menguatkan Fondasi Keluarga Sakinah di Tana Toraja

Makale, Humas Bimas Islam Kemenag Tator — Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin transparan dan akuntabel, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja terus berbenah. Komitmen itu tercermin dalam kegiatan supervisi administrasi layanan nikah dan rujuk, sekaligus pembinaan keluarga sakinah yang dilaksanakan pada Selasa, 07 April 2026.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Urais), H. Gaffar, bersama Ketua Tim Kepenghuluan, H. Andi Rezki. Supervisi bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan upaya memastikan bahwa setiap layanan yang diberikan kepada masyarakat berjalan sesuai regulasi, tertib, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.

“KUA merupakan Kementerian Agaman di tingkat Kecamatan oleh karena itu setiap pelayanan harus ditingkatkan semaksimal mungkin dimana KUA adalah layanan keagamaan terdepan di masyarakat pada sebuah kecamatan.”

“Pelayanan nikah dan rujuk bukan hanya soal pencatatan administratif, tetapi juga menyangkut tanggung jawab moral dan spiritual dalam membangun keluarga yang kokoh,” ujar H. Gaffar dalam arahannya.

Peserta kegiatan ini terdiri dari seluruh penghulu, penyuluh agama Islam, serta staf di lingkungan Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam). Mereka menjadi garda terdepan dalam memastikan kualitas layanan keagamaan yang langsung dirasakan masyarakat.

Sementara itu, H. Andi Rezki menekankan pentingnya keseragaman pemahaman dan ketelitian dalam administrasi. Menurutnya, kesalahan kecil dalam pencatatan bisa berdampak besar di kemudian hari, baik secara hukum maupun sosial.

“Ketelitian adalah bentuk tanggung jawab kita kepada masyarakat. Dari sinilah kepercayaan publik dibangun,” tegasnya.

Supervisi ini juga menjadi ruang evaluasi dan refleksi bersama. Tidak hanya membahas prosedur, tetapi juga memperkuat peran KUA sebagai pusat layanan keagamaan yang humanis—tempat masyarakat tidak hanya dilayani, tetapi juga dibimbing.

Di Tana Toraja, upaya ini menjadi bagian dari ikhtiar lebih besar: menghadirkan keluarga sakinah sebagai pondasi masyarakat yang harmonis. Sebab dari keluarga yang kuat, lahir generasi yang tangguh.

Miftah Farid selaku Upt kasi bimas Islam mengungkapkan sangat berterima kasih atas bimbingan dari Kepala Bidang Urais dan Ketua Tim kepenghuluan, semoga bisa dijadikan landasan dalam melaksanakan pendampingan dan penanganan potensi konflik berdimensi keagamaan.

Dan dari pelayanan yang baik, dan diiringi niat yang tulus akan tumbuh kepercayaan yang tak tergantikan.(SC)