Workshop KBC Dan Deep Learning: MIN 2 Tana Toraja Utus 4 Perwakilan Guru

Gandasil (Humas MIN 2 Tana Toraja) – Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Tana Toraja mengutus 4 guru sebagai perwakilan dalam kegiatan workshop yang di laksanakan oleh KKG 01 Makale Kabupaten Tana Toraja.

Keempatnya merupakan pengurus Inti dan anggota dalam Kelompok Kerja Guru MI Kab. Tana Toraja yakni Hasriyani selaku (koordinator Kurikulum di MIN 2 Tana Toraja dan juga merupakan Pengurus Inti KKG MI TK. wilayah Prov. Sulawesi Selatan), Muh. Arsyad (wakil Ketua KKG MI  Kab.Tana Toraja), Hj Sumarni Marintin(Bidang pengembangan karier dan profesi), Junaedi Lendang (Bidang Pengembangan dan sarpras organisasi).

MIN 1 Makale selaku penyelenggara sukses melaksanakan kegiatan workshop bertema Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dan Kurikulum Berbasis Cinta pada Sabtu, 24 Agustus 2025. Kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari pengurus KKG Kab.Tana Toraja sehari setelah pelantikan dan pengukuhan pengurus inti oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Tana Toraja H. Usman Senong, S.Ag, MH di Aula Mesjid Raya Makale.

Pelaksanaan kegiatan ini dipusatkan di Gedung Pusat Da’wah Muhammadiyah Makale dengan MIN 1 Makale bertindak sebagai tuan rumah.

Workshop yang dibuka secara resmi oleh H. Usman Senong menekankan kepada peserta untuk lebih memahami Surat Perdirjen Pendis No 6077 Tahun 2015 sebagai panduan dalam merancang kurikulum di tingkat satuan pendidikan khususnya di Madrasah.

” Bapak Ibu sebagai guru harus memahami betul apa itu “Panca Cinta ” yang dibangun dalam Kurikulum Berbasis Cinta oleh Bapak Menteri Agama karena inilah yang merupakan materi Insersi yang akan menjadi bagian dan melengkapi kurikulum deep learning yang di gagas oleh Menteri Pendidikan. “Ujarnya’.

Harapan beliau kegiatan seperti ini agar tetap berlanjut sebagai wadah peningkatan kompetensi bagi guru-guru kita di madrasah untuk terus mengupdate keilmuannya.

“Saya harap workshop seperti ini tidak berhenti begitu saja,saya mau ada keberlanjutan dan saya menunggu dari jajaran satuan pendidikan di Kementrian Agama  kita di Tana Toraja yang lain untuk merespon seperti yang kita laksanakan hari ini.

Dalam kesempatan yang sama Muh. Sabir selaku Guru pendamping dan sekaligus Plt. Kepala MIN 1 Tana Toraja berpesan agar peserta betul betul memaksimalkan kegiatan kita hari ini.

” Harapan saya selaku guru pendamping satuan pendidikan MI Tana Toraja bahwa setelah Bapak/ Ibu Kepala Madrasah dan Koordinator kurikulum dari perwakilan madrasah yang hadir dalam kegiatan ini bisa merumuskan dan mendeteksi apa yang menjadi kebutuhan dan melengkapi kekurangan di tingkat satuan pendidikan kita dan kemudian ada produk yang di hasilkan dari pertemuan hari ini untuk dibawah dan bahan rujukan untuk guru-guru kita di madrasah masing-masing  dalam merancang kurikulum cinta (KBC) dan pembelajaran mendalam (deep learning) “Ujarnya’.

Workshop yang dilaksanakan  menghadirkan dua narasumber utama, yaitu H.Herman Tahir selaku pemateri pertama yang membawakan materi tentang Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dan Mila Karmila yang mengupas tuntas tentang Kurikulum Berbasis Cinta.

Dalam paparannya, Herman Tahir menekankan pentingnya penerapan pembelajaran mendalam yang mampu mengasah kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, serta melatih peserta didik untuk lebih memahami makna dari setiap proses belajar.

Sementara itu, Mila Karmila menyampaikan bahwa kurikulum berbasis cinta adalah pendekatan pendidikan yang menanamkan nilai cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, cinta kepada diri sendiri, sesama, serta lingkungan. Menurutnya, pendekatan ini mampu membentuk peserta didik yang cerdas sekaligus berakhlak mulia.

Kegiatan workshop ini diikuti oleh Kepala MIN dan MIS serta pengurus Inti KKG MI  Kab. Tana Toraja serta para guru anggota KKG 01 Makale dengan penuh antusias. Peserta tampak aktif dalam diskusi, tanya jawab, dan penyusunan rancangan pembelajaran yang sesuai dengan materi yang disampaikan narasumber.

Ketua KKG 01 Makale menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi, khususnya MIN 1 Makale sebagai tuan rumah, serta berharap agar hasil workshop dapat segera diimplementasikan di sekolah masing-masing.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan guru-guru di lingkungan KKG 01 Makale semakin siap menghadirkan pembelajaran yang berkualitas, mendalam, dan penuh cinta demi mencetak generasi yang unggul dan berkarakter Islami.(jun)