Doa Bersama Dipimpin Penyuluh Agama Kristen, Pembangunan Sekolah Rakyat Sulsel 1 Resmi Bergulir di Mengkendek

Mengkendek, Humas Bimas Kristen — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja bersama para pemangku kepentingan menggelar Doa Bersama Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan 1 pada Rabu, 26 November 2025. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Mengkendek ini menandai dimulainya pembangunan gedung sekolah yang berlokasi di Lembang Marinding, dekat Toraja Airport.

Penyuluh Agama Kristen dari Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja mengambil peran penting dalam memimpin rangkaian doa. Adapun susunan doa dipimpin oleh:

  • Dirigen: Ibu Sri Melianti Pasondong

  • Doa Pembukaan: Ibu Yiska Leban

  • Doa Bersama setelah pembacaan Mazmur 127:1: Ibu Erlin Enitia Salugi

  • Doa Penutup: Ibu Carolin Damayanti

Acara ini turut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja, pimpinan PT Waskita selaku pelaksana pembangunan, Komandan Kodim Tana Toraja, Wakapolres Tana Toraja, serta perwakilan instansi pemerintah lainnya.

Koordinator Wilayah PT Waskita, Adri Cahyo, menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah dan masyarakat. Ia memohon doa restu agar proses pembangunan berjalan lancar hingga target penyelesaian pada 6 Juni 2026, serta berharap masyarakat dapat menerima dan mendukung kehadiran tim Waskita di lapangan.

Camat Mengkendek, Drs. Aris Payangan Baratasik, MM, mengungkapkan rasa syukur atas pembangunan sekolah tersebut di wilayahnya. Ia berharap hadirnya Sekolah Rakyat dapat meningkatkan akses pendidikan dan pemerataan layanan bagi masyarakat Kecamatan Mengkendek.

Sementara itu, Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, Sp.A, menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI atas alokasi pembangunan Sekolah Rakyat di daerahnya. Ia berharap sekolah ini menjadi sekolah unggulan yang mampu membentuk peserta didik secara intelektual, mental, dan spiritual. Bupati juga menekankan pentingnya kualitas tenaga pendidik, fasilitas berstandar nasional, serta dukungan penuh masyarakat. Ia mengimbau PT Waskita untuk melibatkan warga lokal dalam penyediaan tenaga kerja, material, dan alat pendukung.

Dari Kementerian Sosial Wilayah 6 RI, Agus Wahyudi, S.ST., M.Kesos, turut memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tana Toraja. Ia menyampaikan bahwa Sulawesi Selatan menjadi provinsi dengan kuota Sekolah Rakyat terbanyak tahun ini, yakni delapan unit, sebagai bagian dari visi Presiden untuk menghadirkan pendidikan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya masyarakat kecil wong cilik.

Sebagai simbol dimulainya pembangunan, rangkaian acara ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh para pemangku kepentingan. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh optimisme, mencerminkan komitmen bersama dalam menghadirkan akses pendidikan yang lebih baik bagi generasi muda Tana Toraja.(FU)