OMI Tana Toraja 2025: Tiga Hari, Tiga Jenjang, Satu Semangat Prestasi Madrasah

(Makale), Humas Pendis — Selama tiga hari berturut-turut, semangat para pelajar madrasah di Kabupaten Tana Toraja berpadu dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat kabupaten tahun 2025. Kompetisi bergengsi ini menjadi ruang unjuk kemampuan akademik sekaligus wadah pembinaan karakter dan mental berprestasi sejak dini.

Dibuka pada hari pertama dan ditutup langsung pada hari ketiga oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja, kegiatan yang digelar oleh Seksi Pendidikan Islam Kemenag ini berlangsung lancar, tertib, dan penuh energi positif. Kehadiran para kepala madrasah dan guru pembimbing yang setia mendampingi peserta semakin menambah semarak suasana kompetisi.

Dimulai pada Selasa (9/9/2025), sebanyak 73 siswa dari 4 Madrasah Aliyah (MA) tampil memikat dalam enam bidang studi  (Matematika, Kimia, Fisika, Biologi, Ekonomi, dan Geografi). Antusias terlihat jelas, ruang-ruang ujian berubah menjadi arena ide, logika, dan analisis para generasi muda madrasah.

Berlanjut pada Rabu (10/9/2025), giliran 54 peserta dari 9 Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang menunjukkan bakat terbaik mereka. Sejak pagi peserta berdatangan dengan wajah penuh semangat, didampingi para kepala madrasah masing-masing. Dua bidang kompetisi, Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) serta Matematika, menjadi ajang pengasahan kemampuan berpikir kritis dan analitis sejak usia dini. Suasana kompetisi diwarnai dengan kegembiraan, persaingan sehat, dan interaksi positif antar madrasah yang menumbuhkan jejaring serta persahabatan baru di kalangan peserta didik.

Puncak kegiatan pada Kamis (11/9/2025) menampilkan 51 peserta dari 7 Madrasah Tsanawiyah (MTs). Tiga bidang kompetisi  (IPA, IPS, dan Matematika) menjadi ajang adu ketangguhan berpikir sekaligus mempererat silaturahmi antar-madrasah. Dukungan penuh kepala madrasah dan guru pembimbing membuat para peserta tampil percaya diri dan lebih siap menghadapi tantangan.

Para peserta terbaik dari setiap jenjang nantinya akan mewakili Kabupaten Tana Toraja di tingkat provinsi. Capaian ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi semua peserta untuk terus meningkatkan kemampuan akademik, memperluas pengalaman, dan mengharumkan nama madrasah di kancah yang lebih tinggi.

Menutup rangkaian kegiatan, Kakan Kemenag Tana Toraja menyampaikan pesan bahwa madrasah merupakan wadah yang mengintegrasikan agama, sains, dan kearifan lokal, serta mengingatkan kembali kejayaan ilmuwan Islam seperti Ibnu Sina, Al Khawarizmi, dan Al Jabar sebagai inspirasi bagi para peserta untuk terus berprestasi hingga tingkat nasional.

Dengan berakhirnya hari ketiga, rangkaian Olimpiade Madrasah Indonesia tingkat Kabupaten Tana Toraja tahun 2025 resmi ditutup. Kegiatan ini diharapkan menjadi pemacu lahirnya generasi madrasah yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat provinsi bahkan nasional. (AMA)