Makale (Humas Bimas Kristen)- Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Agama Kristen melaksanakan pembinaan spiritual dan karakter kepada siswa-siswi di SMA Kristen Makale, Kelurahan Bombongan, Kecamatan Makale Jumat, (13/02/26).
Kegiatan tersebut diikuti oleh 500 siswa-siswi dan penyuluh agama Kristen dari beberapa kecamatan yaitu kecamatan Makale, Makale Utara, Makale Selatan, Mengkendek, dan Sanggalla Utara, Sangalla Selatan, dan Sangalla sebagai pemateri dalam kegiatan pembinaan tersebut.
Pembinaan diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Febriani Upa sebagai Pelayan Firman dan Adriana Selviyanti sebagai Liturgos. Dalam penyampainnya, Febriani Upa mengajak siswa-siswa untuk belajar mengasihi diri sendiri sebagai bentuk menjaga kesehatan mental. Hal ini merupakan bentuk tanggungjawab manusia dalam menjaga dan merawat tubuh sebagai ciptaan Tuhan yang berharga dan mulia.
Menutup renungannya, Febriani Upa menegaskan kembali bahwa pentingnya manusia mengasihi diri karena hal itu merupakan perintah Tuhan dalam Matius 22:29 “Kasihilah sesamu manusia seperti dirimu sendiri”.
“Merawat diri berarti menghormati karya Tuhan, mengasihi diri berarti menjaga tubuh ini dari segala perbuatan-perbuatan yang merugikan diri sendiri dan orang sekitar. Mengasihi diri bukanlah tindakan egosi melainkan wujud peduli terhadap ciptaan Tuhan. Berhentilah menyakit diri sendiri karena kita semua berhaga, sstimewa dan dikasihi Tuhan” tegas Febriani.
Setelah ibadah, kegiatan kembali dilanjutkan dengan beberapa games dan pembinaan kelompok kecil. Para Siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil untuk pendalaman materi oleh penyuluh agama Kristen. Kegiatan pembinaan kelompok kecil dilaksanakan dengan metode sharing, tanya jawab dan games oleh masing-masing kelompok.
Kegiatan ini bertujuan agar siswa-siswa memaknai perayaan hari kasih sayang dengan benar dan tepat sesuai kehendak Tuhan, sekaligus sebagai upaya bimbingan spiritual dan pembentukan karakter dalam menjaga diri dari segala tindakan yang buruk. Para siswa mengikuti dengan antusias dan semangat seluruh rangkaian kegiatan. Kegiatan ditutup dengan foto bersama oleh masing-masing kelompok. (FU)
