Makale (Humas Bimas Kristen) – Senin, 15 Desember 2025, bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja, Usman Senong, menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah insan pendidikan dan pelayanan keagamaan Kristen atas dedikasi dan pengabdian mereka.
Piagam penghargaan pertama diberikan kepada Yosefina Patulak sebagai Penyuluh Agama Kristen Inspiratif Periode 2025 atas komitmen dan kontribusinya dalam pelayanan serta pembinaan umat. Selanjutnya, piagam penghargaan juga diserahkan kepada Asenat Jusuf Pole sebagai Pendamping Satuan Pendidikan Inspiratif Periode 2025 yang dinilai aktif dan berdampak dalam pendampingan pendidikan. Selain itu, penghargaan pengabdian diberikan kepada Yohana Tading Paliwanan, guru agama Kristen yang memasuki masa purnabakti, sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian dan dedikasinya selama bertahun-tahun di dunia pendidikan khususnya di wilayah Kabupaten Tana Toraja.
Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja, Arius Damarto Rombeallo, menyampaikan pesan, kesan, sekaligus ucapan selamat kepada para penerima penghargaan. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.
“Saya sebagai Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen menyampaikan kepada mereka yang menerima penghargaan hari ini agar senantiasa meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat, sehingga piagam penghargaan ini memiliki dampak dan nilai yang signifikan. Mari kita terus memajukan kegiatan dan pelayanan secara maksimal di Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen. Saya juga menyampaikan ucapan selamat kepada Ibu Yosefina dan Ibu Asenat atas prestasinya, serta kepada Ibu Yohana yang memasuki masa purnabakti. Terima kasih,” ujar Arius.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja berharap semangat pelayanan, dedikasi, dan keteladanan para penerima penghargaan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh penyuluh, pendidik, dan aparatur dalam meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan dan pendidikan di tengah masyarakat. (FU)