Makale, Humas MAN Tana Toraja, 29 Juli 2025 – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tana Toraja telah sukses menggelar gladi bersih Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tahun 2025 sebagai bagian dari persiapan akhir. Kegiatan ini diikuti oleh 45 siswa pilihan dan berlangsung selama dua hari, dari tanggal 28 hingga 29 Juli 2025, di laboratorium komputer madrasah. Pelaksanaan gladi bersih ini terbagi dalam tiga sesi setiap harinya untuk memastikan kelancaran dan optimalisasi penggunaan perangkat.
Yang menarik, rangkaian gladi bersih ini dipantau langsung oleh Plt. Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tana Toraja, H. Tamrin Lodo. Beliau didampingi oleh pengawas madrasah beserta tim teknis Pendidikan Islam (Pendis), menunjukkan komitmen Kemenag dalam mendukung kelancaran ANBK di daerah.
H. Tamrin Lodo menegaskan pentingnya kegiatan ini.
“Gladi bersih ANBK ini merupakan simulasi penting untuk memastikan kesiapan infrastruktur, perangkat keras, dan yang terpenting, kesiapan mental serta teknis para siswa dalam menghadapi ANBK sesungguhnya,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pemantauan langsung ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi kendala sejak dini dan memastikan standar pelaksanaan asesmen nasional terpenuhi.

Selama dua hari, para siswa dibiasakan dengan sistem ANBK, alur pengerjaan soal, serta manajemen waktu yang efektif. Hal ini krusial mengingat ANBK adalah evaluasi yang mengukur kemampuan literasi, numerasi, dan karakter siswa, bukan capaian akademik individu. Siswa dilatih untuk fokus dan mandiri dalam menghadapi berbagai jenis soal yang akan muncul pada asesmen sebenarnya.
Kegiatan yang terbagi dalam tiga sesi setiap harinya ini bertujuan menghindari penumpukan siswa di laboratorium dan memastikan setiap peserta mendapatkan pengalaman optimal. Sesi pertama dimulai pukul 07.30 WITA, disusul sesi kedua pada pukul 10.00 WITA, dan sesi ketiga pada pukul 13.00 WITA. Setiap sesi diawasi ketat oleh proktor dan teknisi yang sigap membantu siswa jika ada kendala.

Para siswa yang mengikuti gladi bersih tampak antusias dan menunjukkan keseriusan dalam mengikuti setiap tahapan. Beberapa siswa mengungkapkan bahwa simulasi ini sangat membantu mereka memahami format soal dan cara menjawab yang benar.
“Awalnya sedikit bingung, tapi setelah gladi bersih ini jadi lebih paham. Semoga nanti ANBK aslinya lancar,” kata salah satu siswa peserta.
Dengan suksesnya gladi bersih ini dan pantauan langsung dari Kemenag, MAN Tana Toraja semakin optimistis dalam menghadapi pelaksanaan ANBK 2025 yang sebenarnya. Pihak madrasah berharap seluruh siswa dapat menampilkan kemampuan terbaiknya dan memberikan kontribusi positif terhadap peta mutu pendidikan di Indonesia. (An)
