Makale (Humas Bimas Kristen) — Penyuluh Agama Kristen di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja didorong untuk terus memperkuat kolaborasi dan meningkatkan kualitas pelayanan spiritual di tengah masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam rapat evaluasi dan koordinasi Kelompok Kerja Penyuluh Agama Kristen (Pokjaluh) yang digelar di Aula Ruang Pejabat Kemenag Tana Toraja, Selasa (5/5/2026).
Kasi Bimas Kristen Kemenag Tana Toraja, Arius Damarto Rombeallo, mengapresiasi kinerja para penyuluh yang dinilai aktif membangun jejaring pelayanan di berbagai sektor sejak awal tahun 2026.
Menurutnya, pelayanan penyuluh agama tidak hanya hadir di lingkungan gereja atau rumah ibadah, tetapi juga harus mampu menjangkau masyarakat yang membutuhkan penguatan spiritual di berbagai tempat.
“Apresiasi untuk kinerja Penyuluh Agama Kristen yang terus membangun jejaring pelayanan, termasuk di akses pendidikan, RUTAN Kelas IIB Makale, BNNK Kabupaten Tana Toraja, hingga RSUD Lakipadada. Ini menjadi bagian penting dari pelayanan keagamaan yang menyentuh langsung masyarakat,” ujar Arius.
Ia juga menyampaikan bahwa pada 27 April 2026, Kemenag Tana Toraja menerima penghargaan dari RUTAN Kelas IIB Makale atas pelayanan spiritual rutin yang diberikan, di mana Penyuluh Agama Kristen turut mengambil bagian aktif dalam pendampingan warga binaan.
Selain itu, pelayanan rohani bagi pasien dan keluarga pasien juga terus dilakukan secara rutin di RSUD Lakipadada setiap hari Selasa.
“Berikan pelayanan terbaik dan tetap menjaga etika dalam setiap kesempatan pelayanan,” tambahnya.
Di akhir arahannya, Arius mengajak seluruh Penyuluh Agama Kristen di setiap kecamatan untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat kerja sama, dan aktif mempublikasikan kegiatan pelayanan sebagai bentuk informasi dan inspirasi bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Pokjaluh Yosefina Patulak bersama pengurus Kelompok Kerja Penyuluh Agama Kristen Kemenag Tana Toraja.