Penguatan Tata Kelola Data, Sosialisasi PD Pontren Siapkan Operator Hadapi BAP EMIS

Makale, (Humas Pendis) — Upaya peningkatan kualitas tata kelola data pendidikan keagamaan terus diperkuat melalui kegiatan Sosialisasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) yang dilaksanakan pada Rabu, 29 April 2026. Kegiatan ini difokuskan pada pembinaan teknis penginputan data pada sistem EMIS Pontren sebagai langkah strategis dalam menghadapi pelaksanaan BAP EMIS.

Sosialisasi ini dihadiri oleh para Kepala Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) serta operator EMIS dari masing-masing Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ/TPQ) yang berada di bawah naungan PD Pontren Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat sistem pendataan yang terintegrasi dan akuntabel.

Melalui kegiatan ini, para operator EMIS mendapatkan pendampingan langsung terkait mekanisme, alur kerja, serta sistem penginputan data pada EMIS PD Pontren. Pendampingan ini mencakup aspek teknis maupun konseptual, sehingga peserta tidak hanya memahami “cara menginput”, tetapi juga “mengapa data tersebut penting” dalam konteks pembangunan pendidikan keagamaan.

Secara ilmiah, pengelolaan data pendidikan yang sistematis dan terintegrasi seperti EMIS berperan sebagai basis evidence-based policy, yaitu kebijakan yang disusun berdasarkan data empiris yang valid dan reliabel. Dengan demikian, kualitas data yang diinput oleh operator akan berkontribusi langsung terhadap ketepatan perencanaan program, distribusi bantuan, serta evaluasi capaian pendidikan di lingkungan lembaga keagamaan.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang koordinasi dan sinkronisasi persepsi antar peserta, sehingga tercipta standar pemahaman yang sama dalam pengelolaan data. Hal ini penting untuk meminimalisir kesalahan input (error data) yang berpotensi memengaruhi hasil verifikasi dalam proses BAP EMIS.

Di akhir kegiatan, H. Tamrin Lodo selaku Plt. Kasi Pendis berharap seluruh peserta, baik kepala MDT maupun operator LPQ/TPQ, dapat meningkatkan kompetensi digital, ketelitian, serta tanggung jawab dalam pengelolaan data, dan menjadikan EMIS sebagai bagian dari budaya kerja berbasis data di masing-masing lembaga.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan kesiapan lembaga LPQ/TPQ dalam menghadapi BAP EMIS semakin optimal, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pendidikan keagamaan yang akuntabel, transparan, dan berbasis data. (AMA)