Makale (Humas Bimas Kristen) – Sebanyak 500 siswa-siswa mengikuti pembinaan karakter di SMAN 1 Tana Toraja pada Rabu (25/02/26). Penyuluh Agama Kristen kecamatan Makale mengajak siswa-siswa tentang seni bertahan dalam menghadapi tantangan di era digital .
Banyaknya masalah dan tantangan yang terjadi di kalangan remaja dan pemuda menjadi alasan pengenalan kemampuan beradaptasi serta bertahan di tengah benyaknya tantangan yang dihadapi generasi penerus bangsa saat ini. Resiliensi bagi remaja dan pemuda menjadi kunci agar mampu bertahan, bangkit, dan pulih dari kondisi dan situasi hidup yang menekan.
Hadir sebagai pemateri, Febriani Upa yang menekankan pentingnya remaja dan pemuda memiliki karakter yang tangguh tetapi sekaligus cerdik dalam menghadapi berbagai tantangan dan masalah yang hadir dalam keseharian siswa-siswi.
“Ada begitu banyak tantangan di era digital ini, seringkali kita gagal mengenali kebenaran yang sejati dengan banyaknya informasi yang kita lihat dari media sosial. Kebenaran itu kemudian kita jadikan sebagai prinsip hidup dan menggeser kebenaran Firman Tuhan sebagai pedoman hidup kita.” Demikian penekanan Febriani Upa dalam pemaparan materinya.
Dengan banyaknya hal yang terjadi dalam ruang digital menjadi sebuah tantangan bagi remaja dan pemuda saat ini. Tak jarang tantangan tersebut membuat remaja dan pemuda menjadi stress, tertekan, kehilangan harapan, dan putus asa.
“Kita tak perlu takut, cemas dan khawatir akan tantangan-tantangan yang dihadapi, tetapi yakin dan percayalah bahwa Tuhan selalu menyertai dan memberikan harapan dan kedamaian yang tak sama dengan dunia tawarkan. Tak perlu takut ketinggalan, ditolak, dan dikucilkan. Tantangan terus ada, tetapi kekuatan dan pengharapan dari Tuhan pun tak pernah habis.” Ungkap Febriani.
Tak hanya itu, kegiatan pembinaan diselingi dengan games yang dipandu Jeni Aprillah, Adriana Selviyanti, Eunike Quin Mala, Pepbriani Sombolola’, Yiska Tambing dan Riyanti Dirri’.
Menutup kegiatan pembinaan karakter, pemateri kembali menegaskan Firman Tuhan sebagai jangkar dan pedoman remaja dan pemuda dalam merespons tantangan di era digital. (FU)
