Makale, (Humas Bimas Kristen)- Semangat Natal yang menghadirkan kasih tanpa sekat nyata dirasakan dalam kunjungan Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) kepada para penyandang disabilitas di Kambisa, Sangalla’ Utara, melalui Ibadah Natal Bersama dan Pembagian Bingkisan Natal, hasil kolaborasi Penyuluh Agama Kristen Sang Sangalaran bersama Pengawas Pendidikan Agama Kristen (PAK) Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja, Jumat 12 Desember 2025
Kegiatan yang mengusung tema “Tuhan Mengasihi Semua Orang dan Tidak Membedakan” ini dikemas dengan penuh makna, menghadirkan ibadah Natal yang hangat, sederhana, namun sarat pesan iman dan kemanusiaan. Ibadah ini menjadi wujud nyata pelayanan inklusif gerejawi dan negara yang merangkul semua orang tanpa terkecuali, khususnya saudara-saudari difabel.
Pelayanan ibadah dipimpin oleh Penyuluh Agama Kristen dari Sangalla’ Utara, Sangalla’ Selatan, dan Sangalla’, serta Pengawas PAK Kemenag Tana Toraja. Puji-pujian ibadah dibawakan dengan penuh penghayatan oleh Cheline Pratitasari Angi’, S.Pd dan Juniarti, S.Pd, yang membawa suasana ibadah semakin khidmat dan penuh sukacita.
Firman Tuhan disampaikan oleh Sarah Tondok Karampoan, S.Si.(Teol) dengan dasar Lukas 2:10, yang menegaskan bahwa kelahiran Yesus Kristus adalah kabar sukacita bagi semua orang tanpa terkecuali. Dalam refleksinya disampaikan bahwa para malaikat justru pertama kali menyampaikan kabar Natal kepada para gembala—orang-orang sederhana yang sering dipandang kecil—sebagai tanda bahwa kasih Allah melampaui batas status sosial, kondisi fisik, dan latar belakang apa pun. Natal, dengan demikian, meneguhkan bahwa setiap manusia berharga di mata Tuhan.
Rithayani Layuk, S.PAK., M.Pd.K memimpin doa syafat bagi penyandang disabilitas di Kambisa, Sangalla’ Utara dan semua yag terlibat dalam Ibadah Natal. Diperkirakan yang Hadir sekitar 70 orang, terdiri dari 21 penyandang disabilitas yang seluruhnya didampingi oleh orang tua, beberapa warga sekitar dan tetangga, 2 guru/pendamping RBM, 10 orang pengurus PWKI, pendeta setempat, 6 penyuluh agama Kristen, serta 1 Pengawas PAK. Kehadiran semua unsur ini memperlihatkan kuatnya semangat kebersamaan dan kepedulian lintas peran dalam melayani sesama.
Sebagai wujud kasih nyata, kegiatan ini juga diisi dengan pembagian bingkisan Natal kepada para penyandang disabilitas, yang disambut dengan penuh sukacita dan rasa haru oleh para penerima dan keluarga pendamping.
Ketua PWKI, Merda Mangajun, S.Si, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan ini. Ia mengungkapkan terima kasih atas kolaborasi yang terjalin bersama Penyuluh Agama Kristen Sang Sangalaran dan Pengawas PAK Kemenag Tana Toraja, sehingga PWKI berkesempatan turut ambil bagian dalam pelayanan Natal yang menyentuh langsung anak-anak difabel.
“Kami bersyukur boleh bekerja sama dan melayani bersama. Lebih bersyukur lagi karena anak-anak difabel dapat hadir, beribadah, dan merasakan sukacita Natal. Ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kasih Tuhan benar-benar untuk semua orang,” ungkapnya. (DNK)