Zikir dan Sarapan Bersama Mengakhiri Rangkaian Porseni: Momentum Memperkuat Silaturahmi dan Spiritualitas

Makale, Humas MIN 1 Tana Toraja _ Rangkaian kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) resmi ditutup melalui pelaksanaan zikir dan sarapan bersama yang digelar pada pagi hari sebagai bentuk syukur dan kebersamaan seluruh warga satuan pendidikan. Acara penutupan ini dihadiri oleh para guru, peserta didik, panitia, serta sejumlah tamu undangan yang turut memberikan dukungan terhadap suksesnya penyelenggaraan Porseni tahun ini. Porseni yang dilaksanakan seusai pelaksanaan penilaian akhir semester mulai Senin, 8 hingga 11 Desember 2025 dihalaman MIN 1 Tana Toraja. Adapun lomba yang dilaksanakan adalah, lomba kelereng, stafet karton, kisah nabi, badminton dan tadarrus.

Kegiatan dimulai dengan shalat dhuha secara berjamaah pembacaan zikir dan doa bersama yang dipimpin oleh pembina rohani Saharuddin. Seluruh peserta larut dalam suasana khidmat ketika ayat-ayat suci dan lantunan zikir menggema, menciptakan atmosfer religius yang meneduhkan. Pelaksanaan zikir ini menjadi simbol rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian perlombaan serta menjadi momen penting untuk memperkuat nilai-nilai spiritualitas dan kebersamaan di tengah kesibukan kegiatan Porseni.

Setelah rangkaian zikir selesai, acara dilanjutkan dengan sarapan bersama di halaman sekolah. Kegiatan sarapan bersama ini tidak hanya menjadi pelengkap acara, tetapi juga mempertegas nilai solidaritas dan kebersamaan sebagai bagian dari pendidikan karakter dan sudah menjadi kegiatan rutinitas setiap bulannya.

Dalam sambutannya, panitia Porseni menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan. Penyelenggaraan Porseni tahun ini dinilai berjalan dengan baik, lancar, dan penuh semangat sportivitas. Berbagai cabang lomba olahraga dan seni telah dilaksanakan dengan antusiasme tinggi, dan seluruh peserta menunjukkan sikap kompetitif yang sehat serta menjunjung tinggi nilai kejujuran dan kerja sama.

Panitia juga berharap agar kegiatan Porseni tidak hanya dipandang sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai wadah pembentukan karakter dan pengembangan bakat peserta didik. Penutupan melalui zikir dan sarapan bersama diharapkan dapat menjadi tradisi yang memperkaya nilai-nilai spiritual dan sosial dalam lingkungan sekolah.

Dengan berakhirnya seluruh rangkaian acara, Porseni tahun ini resmi ditutup. Suasana penuh kekeluargaan yang tercipta selama kegiatan menjadi harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun dengan kualitas penyelenggaraan yang semakin baik. (IP)