Pembinaan Spiritual di Rutan Makale: Hidup Ibarat Mobil yang Sedang Diperbaiki

Makale (Humas Bimas Kristen) — Pembinaan rutin dalam bidang spiritualitas menjadi bagian penting dari program pembinaan kepribadian bagi warga binaan, dengan tujuan membentuk perilaku positif dan membangun kembali nilai-nilai moral yang mungkin sempat hilang.

Ibadah rutin kembali digelar di halaman Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Makale pada Kamis, 7 Agustus 2025. Kegiatan ini dipimpin oleh Penyuluh Agama Kristen, Yosefina Patulak, yang membawakan pembinaan melalui Firman Tuhan dari Kitab Yeremia 29:11.

Dalam penyampaiannya, Yosefina mengibaratkan hidup manusia seperti sebuah mobil.

“Mobil yang rusak akan dibawa ke bengkel, dibongkar, diperbaiki bagian yang rusak, dipoles, dan prosesnya bisa memakan waktu lama. Namun, sang pemilik yakin bahwa suatu waktu mobil tersebut dapat digunakan kembali. Demikian pula dengan hidup kita. Kadang kita harus berhenti sejenak dari segala rutinitas di luar, dibawa ke tempat ini untuk diperbaiki. Rutan ini ibarat bengkel—tempat kita mengoreksi diri, merenung, dan membangun kembali hubungan dengan Tuhan,” terangnya.

Yosefina menambahkan bahwa keadaan yang sedang dialami warga binaan bukanlah akhir dari segalanya.

“Ini adalah langkah untuk menata dan membentuk karakter serta kehidupan yang lebih baik. Proses ini mungkin menyakitkan, tapi jika bapak ibu bertahan, percayalah bahwa rancangan Tuhan adalah rancangan damai sejahtera,” tutupnya.

Setelah sesi ibadah dan pembinaan rohani, kegiatan dilanjutkan dengan konseling personal kepada empat warga binaan. Pendekatan personal ini bertujuan memberikan motivasi dan edukasi, sehingga warga binaan dapat menemukan kembali makna kehidupan.

Hadir dalam kegiatan pembinaan ini antara lain Yosefina Patulak, Sonny Sinda, Linda, Yiska Tambing, pegawai Rutan, serta seluruh warga binaan Rutan Makale. (lind)