Komitmen Madrasah Sehat: MTsN 1 Tana Toraja Jadi Lokasi Monitoring Program Kesehatan Remaja

(Makale, Humas MTsN 1)__MTsN 1 Tana Toraja menerima kunjungan Tim Monitoring dan Evaluasi Program Peningkatan Akses Layanan Kesehatan Remaja pada Jumat, 6 Februari 2026.

Kegiatan ini melibatkan Tim Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Tim Kesehatan UPT Puskesmas Makale, serta perwakilan UNICEF yang hadir untuk melihat langsung implementasi program kesehatan remaja di lingkungan madrasah.

Kegiatan monitoring berlangsung dengan suasana yang menyatu dengan alam. Pertemuan dilaksanakan di taman madrasah, tepat di bawah rindangnya pohon mangga, menghadirkan diskusi yang hangat, terbuka, dan penuh makna.

Lingkungan hijau madrasah menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam menciptakan ruang belajar yang sehat dan nyaman.

Dalam kesempatan tersebut, UPT Puskesmas Makale kembali menegaskan MTsN 1 Tana Toraja sebagai sekolah binaan program kesehatan remaja. Madrasah dinilai konsisten melibatkan peserta didik dalam setiap kegiatan layanan kesehatan, mulai dari edukasi, skrining rutin, hingga kampanye perilaku hidup bersih dan sehat.


Kepala MTsN 1 Tana Toraja, Sampe Baralangi dalam sambutannya memperkenalkan profil madrasah serta capaian yang diraih melalui kerja sama lintas sektor. Kolaborasi bersama Puskesmas Makale disebut telah memberikan dampak signifikan, di antaranya pembinaan kesehatan berkelanjutan, pendampingan skrining rutin, serta kontribusi dalam meraih predikat Sekolah Adiwiyata tingkat kecamatan Makale dan  Kabupaten Tana Toraja.

“Terima kasih atas bimbingan dan sinergi yang terus terjalin. Semoga kerja sama ini senantiasa berlanjut demi kesehatan dan masa depan anak-anak kami,” ucap Kamad


Salah satu anggota tim monitoring Badwi M.Amin (health specialist unicef sulawesi maluku) menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar penilaian, melainkan ruang belajar bersama.

“Kami datang untuk mendengar langsung suara anak-anak, bagaimana mereka merasakan program kesehatan remaja yang berjalan. Ukuran keberhasilan program bukan hanya administrasi, tetapi sejauh mana ilmu dipahami dan dirasakan manfaatnya. Kami senang melihat keterbukaan dan semangat belajar di MTsN 1 Tana Toraja,” tuturnya.


Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara tim monitoring dan peserta didik terkait program serta layanan kesehatan yang telah dilaksanakan di madrasah. Peserta didik terlihat antusias dan berani menjawab setiap pertanyaan.

Setelah sesi diskusi, tim monitoring melakukan kunjungan langsung ke Ruang UKS serta Ruang Bahagia BK untuk melihat fasilitas, administrasi layanan, dan bentuk pendampingan yang diberikan kepada peserta didik.

Perwakilan UNICEF menyampaikan bahwa pendampingan terhadap pemerintah daerah, termasuk melalui sekolah, merupakan langkah strategis dalam memperluas akses layanan kesehatan remaja secara merata dan berkelanjutan.
Testimoni Tim Monitoring
“Kami melihat praktik baik yang konsisten, terutama keterlibatan aktif peserta didik dan pemanfaatan fasilitas UKS serta layanan BK. Lingkungan madrasah yang hijau dan terbuka juga menjadi nilai tambah dalam membangun kesehatan fisik dan mental peserta didik.”

“Kami merasa diperhatikan karena ada pemeriksaan kesehatan rutin dan tempat bercerita di Ruang BK. Kegiatan ini membuat kami lebih paham cara menjaga kesehatan diri dan teman-teman.” ucap Ghesyia dalam testimoninya.

Kegiatan monitoring ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara madrasah, puskesmas, pemerintah daerah, dan mitra internasional dalam mewujudkan generasi muda yang sehat, percaya diri, dan berdaya saing. MTsN 1 Tana Toraja terus menegaskan perannya sebagai madrasah yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga peduli pada kesehatan dan kesejahteraan peserta didik. (Cikgu)