Sinergi Sehat: Puskesmas Makale dan MAN Tana Toraja Jalin Kolaborasi Penjaringan Kesehatan Siswa

Makale, Humas MAN Tana Toraja – Puskesmas Makale bekerja sama dengan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tana Toraja untuk melaksanakan program penjaringan kesehatan siswa. Kegiatan yang bertujuan untuk memantau status kesehatan para pelajar ini diadakan secara langsung di lingkungan sekolah pada Jumat (01/08/2025).

Kolaborasi ini merupakan langkah konkret untuk memastikan bahwa para siswa MAN Tana Toraja berada dalam kondisi fisik yang optimal selama menempuh pendidikan. Penjaringan kesehatan ini dilakukan oleh tim medis dari Puskesmas Makale yang terdiri dari dokter, perawat, dan ahli gizi. Mereka melakukan serangkaian pemeriksaan dasar yang meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, serta tekanan darah.

Lebih lanjut, tim medis juga melakukan pemeriksaan mata untuk mendeteksi potensi gangguan penglihatan seperti rabun jauh atau dekat, serta pemeriksaan mulut untuk mengevaluasi kondisi gigi dan gusi. Langkah ini sangat penting karena masalah kesehatan yang tidak terdeteksi sejak dini dapat mengganggu konsentrasi dan prestasi belajar siswa di sekolah.

Penanggung jawab UKS, Irmawati, menjelaskan bahwa program ini adalah bagian dari upaya bersama untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya di kalangan pelajar.

“Penjaringan kesehatan ini tidak hanya sebatas pemeriksaan fisik, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi siswa tentang pentingnya menjaga pola hidup sehat,” ujarnya.

 

“Kami ingin memastikan setiap siswa mendapatkan perhatian kesehatan yang layak. Dengan mendeteksi masalah kesehatan sedini mungkin, kami dapat memberikan penanganan yang tepat sehingga tidak mengganggu proses belajar mengajar,” tambah Irmawati.

Kepala MAN Tana Toraja, Hj. Rosmawati, menyambut baik kerja sama ini. Menurutnya, kolaborasi lintas instansi seperti ini sangat bermanfaat bagi siswa dan sekolah.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari Puskesmas Makale. Kegiatan ini membantu kami dalam memantau kesehatan siswa secara berkala. Ini adalah bentuk sinergi yang luar biasa antara instansi pendidikan dan kesehatan,” kata Rosmawati.

Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang. Selain itu, pihak sekolah juga berkomitmen untuk terus mensosialisasikan pentingnya kesehatan kepada para siswa, baik melalui kurikulum maupun kegiatan ekstrakurikuler.

Para siswa yang mengikuti kegiatan ini tampak antusias. Mereka berbaris dengan tertib mengikuti setiap tahapan pemeriksaan. Salah satu siswa kelas XI, mengaku senang dengan adanya kegiatan ini.

“Bagus sekali ada pemeriksaan seperti ini, jadi kita bisa tahu kondisi kesehatan kita. Pemeriksaan mata dan gigi juga penting, karena seringkali kita tidak menyadari ada masalah,” ucapnya.

Hasil dari penjaringan kesehatan ini akan menjadi data penting bagi pihak sekolah dan Puskesmas Makale untuk merancang program tindak lanjut. Jika ditemukan masalah kesehatan pada siswa, pihak Puskesmas akan berkoordinasi dengan orang tua untuk memberikan penanganan lebih lanjut. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi model bagi instansi lain untuk menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan mendukung prestasi akademik siswa. (An)