Makale, Humas MAN Tana Toraja, 20 Juni 2025 – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tana Toraja hari ini bergerak cepat menyambut era baru penilaian pendidikan nasional dengan sukses menyelenggarakan sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) di hadapan orang tua/wali peserta didik. Bertempat di aula madrasah, acara ini krusial untuk memastikan pemahaman penuh orang tua mengenai sistem TKA yang akan menjadi bagian penting bagi kelanjutan studi siswa ke jenjang perguruan tinggi, sejalan dengan Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025.

Sosialisasi ini dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Akademik, Sri Astuti. Dalam paparannya, Ibu Sri Astuti tidak hanya menjelaskan teknis TKA sebagai pengganti Ujian Nasional (UN), tetapi juga mengaitkannya dengan implementasi TKA secara nasional yang akan dimulai untuk jenjang SMA/MA sederajat pada 1-9 November 2025. Beliau menekankan bahwa TKA bukan sekadar ujian biasa, melainkan instrumen penting untuk mengukur kemampuan berpikir kritis, pemahaman konsep, dan HOTS siswa, serta menjadi salah satu pertimbangan krusial untuk jalur prestasi Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) di perguruan tinggi.
“TKA ini adalah gerbang penting bagi anak-anak kita yang bercita-cita melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, khususnya melalui jalur SNBP,” ujar Sri Astuti di hadapan puluhan orang tua yang hadir.
“Dengan adanya sosialisasi ini, kami berharap para orang tua dapat memahami sepenuhnya bagaimana TKA ini berperan dalam peta jalan pendidikan anak mereka, dan bagaimana madrasah bersama orang tua bisa bersinergi mempersiapkan siswa menghadapi penilaian ini.”
Materi sosialisasi mencakup detail mengenai mata pelajaran wajib TKA untuk jenjang SMA/MA, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris, serta kemungkinan adanya dua mata pelajaran pilihan sesuai minat atau jurusan siswa. Ibu Sri Astuti juga menjelaskan bahwa soal TKA akan lebih menekankan pada penalaran, analisis, dan pemecahan masalah, bukan sekadar hafalan. Meskipun TKA bersifat opsional, keikutsertaan bagi siswa kelas 12 yang berencana melanjutkan studi ke perguruan tinggi sangat relevan dan penting.

Para orang tua menunjukkan antusiasme tinggi, aktif bertanya mengenai strategi belajar efektif, dukungan yang bisa diberikan di rumah, hingga bagaimana hasil TKA akan diinterpretasikan untuk kelanjutan studi anak mereka. Ibu Sri Astuti dengan sabar dan lugas menjawab setiap pertanyaan, memastikan setiap keraguan terjawab tuntas.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan sinergi antara MAN Tana Toraja dan orang tua dalam mendukung perkembangan akademik peserta didik. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai TKA nasional dan dampaknya terhadap masa depan pendidikan, orang tua diharapkan dapat memberikan bimbingan dan motivasi yang lebih tepat kepada putra-putri mereka menjelang pelaksanaan TKA di bulan November mendatang. (An)
