Toraja (Humas Bimas Kristen) — Usia lanjut bukanlah akhir dari pelayanan. Pesan inilah yang ditekankan dalam kegiatan bimbingan dan penyuluhan rohani bagi kaum lanjut usia yang dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Kristen Kecamatan Rantetayo, Kamis (23/4/2026), di Tondok Bangla’, Kelurahan Padang Iring.
Kegiatan yang terselenggara melalui kerja sama dengan Puskesmas Rantetayo ini diikuti para lansia dengan penuh antusias dan sukacita. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tampak mewarnai jalannya kegiatan, di mana para peserta tidak hanya menerima penguatan rohani, tetapi juga merasakan perhatian dan kepedulian secara langsung.
Dalam penyampaiannya, penyuluh agama Kristen, Emmy, mengangkat Mazmur 71:18 sebagai dasar perenungan: “Sampai masa tuaku dan putih rambutku, ya Allah, janganlah Engkau meninggalkan aku…”. Melalui firman tersebut, ia menegaskan bahwa Tuhan tetap setia menyertai umat-Nya hingga masa tua.
“Usia bukanlah batas untuk berhenti melayani. Justru di masa ini, kita tetap dipanggil untuk menjadi saksi kasih dan kuasa Tuhan bagi generasi berikutnya,” ungkap Emmy.
Ia juga mengingatkan bahwa para lansia tidak perlu merasa sendiri atau tidak lagi berguna. Sebaliknya, masa tua adalah kesempatan untuk terus bertumbuh dalam iman, sekaligus menjadi teladan hidup bagi anak dan cucu.
Selain penguatan spiritual, para peserta juga diberikan dorongan untuk menjaga keseimbangan hidup melalui perhatian pada kesehatan fisik, mental, dan rohani. Ketiganya dinilai sebagai satu kesatuan penting dalam menjalani masa tua yang berkualitas, penuh pengharapan, dan damai sejahtera.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Puskesmas Rantetayo, Kristina Ba’ka’, Amd. Keb, bersama tenaga kesehatan Bernike Kambuno, S.Keb, sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan terpadu bagi masyarakat lanjut usia.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para lansia semakin dikuatkan untuk menjalani hari-hari mereka dengan sukacita, serta tetap mengambil bagian dalam menyatakan kasih Tuhan di tengah keluarga dan lingkungan sekitar.(lind)
