Makale (Humas Bimas Kristen) – Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) tingkat SD di Kabupaten Tana Toraja didorong untuk lebih disiplin dalam pengelolaan kinerja melalui penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) secara mandiri serta pelaporan kinerja harian (LKH) secara rutin.
Hal tersebut disampaikan Kepala Seksi Bimas Kristen, Arius Damarto Rombeallo, saat membuka kegiatan Pembinaan ASN dan Dialog Kinerja Guru PAK tingkat SD yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja, Senin (13/4/2026).
Arius menegaskan bahwa penyusunan SKP merupakan tanggung jawab individu setiap ASN, termasuk guru. Karena itu, setiap guru dituntut mampu menyusun perencanaan kinerja secara mandiri, terukur, dan diselesaikan tepat waktu.
“SKP adalah tanggung jawab masing-masing ASN. Guru harus mampu menyusun dan menyelesaikannya secara mandiri dan tepat waktu,” tegasnya.

Selain itu, guru juga diingatkan untuk konsisten menyusun Laporan Kinerja Harian (LKH) sebagai bagian dari penilaian kinerja. Minimal dua laporan per hari menjadi standar yang harus dipenuhi dalam mendukung sistem e-kinerja.
Kegiatan ini juga menekankan peran pengawas dalam memperkuat pengendalian kinerja guru, mulai dari inventarisasi kegiatan hingga pendampingan dalam penyusunan Rencana Hasil Kerja (RHK). Melalui dialog kinerja, berbagai kendala yang dihadapi guru diidentifikasi untuk dicarikan solusi bersama.
Sebanyak 64 guru PAK tingkat SD mengikuti kegiatan ini dengan pendampingan langsung dari pengawas, termasuk dalam penyusunan SKP dan pemetaan RHK tahun 2026.
Pembinaan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan disiplin dan profesionalisme ASN di lingkungan Kementerian Agama, khususnya dalam memastikan kinerja guru lebih terukur dan berdampak pada kualitas pembelajaran. (Ce)