Bentengi Remaja dari Perkawinan Anak, KUA Saluputti/Rembon Gelar BRUS di SMAN 8 Tana Toraja

Tana Toraja – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Saluputti/Rembon menggelar kegiatan Bina Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMAN 8 Tana Toraja pada Jumat, 13 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan membentengi remaja dari risiko perkawinan anak, perilaku seks pra nikah, serta mendorong pendewasaan usia pernikahan di kalangan pelajar.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SMAN 8 Tana Toraja tersebut diikuti oleh para siswa dengan penuh antusias. Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan materi edukasi mengenai dampak negatif perkawinan anak, pentingnya menjaga diri dari pergaulan bebas, serta pentingnya merencanakan masa depan sebelum memasuki jenjang pernikahan.

Selaku pemateri, Bapak Miftah Farid menjelaskan bahwa masa remaja merupakan masa yang sangat penting dalam menentukan masa depan. Oleh karena itu, para pelajar perlu dibekali dengan pengetahuan dan pemahaman yang benar agar mampu mengambil keputusan yang bijak terkait kehidupan mereka.

“Pernikahan tidak hanya membutuhkan kesiapan perasaan, tetapi juga kesiapan mental, kesehatan, dan ekonomi. Karena itu, penting bagi remaja untuk fokus pada pendidikan dan mempersiapkan diri hingga usia yang matang sebelum menikah,” jelasnya.

Selain itu, materi yang disampaikan juga menekankan pentingnya menghindari perilaku seks pra nikah yang dapat membawa berbagai dampak negatif, baik dari sisi kesehatan reproduksi maupun kehidupan sosial.

Kepala SMAN 8 Tana Toraja dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada KUA Saluputti/Rembon yang telah melaksanakan kegiatan edukatif bagi para siswa. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada remaja agar lebih bijak dalam menjalani masa muda.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan wawasan yang sangat bermanfaat bagi para siswa. Kami berharap para siswa dapat memahami pentingnya menjaga diri, fokus pada pendidikan, serta merencanakan masa depan dengan baik sebelum memutuskan untuk menikah,” ujarnya.

Melalui kegiatan BRUS ini, KUA Saluputti/Rembon berharap para pelajar dapat menjadi generasi yang lebih sadar akan pentingnya menjaga diri, merencanakan masa depan dengan baik, serta turut berperan dalam menekan angka perkawinan anak di wilayah Tana Toraja sebagai bagian dari upaya menekan angka pernikahan anak dan membangun generasi muda yang lebih sehat dan berkualitas.