Gandasil (Humas MIN 2 Tana Toraja) — Menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Tana Toraja terkait pelaksanaan lima hari kerja pada satuan pendidikan, MIN 2 Tana Toraja melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada orang tua/wali peserta didik pada hari Sabtu, 10 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan MIN 2 Tana Toraja dan diikuti oleh orang tua peserta didik dari seluruh jenjang kelas.
Dalam sosialisasi tersebut disampaikan bahwa berdasarkan hasil kesepakatan bersama antara pihak madrasah dan orang tua peserta didik, penerapan lima hari sekolah (Senin–Jumat) di MIN 2 Tana Toraja akan mulai diberlakukan pada Senin, 12 Januari 2026. Kebijakan ini disertai dengan penyesuaian program dan jadwal pembelajaran agar tetap berjalan efektif serta mendukung perkembangan peserta didik secara optimal.
Adapun program pembelajaran di MIN 2 Tana Toraja dilaksanakan melalui tiga bentuk kegiatan, yaitu Intrakurikuler berupa pembelajaran reguler di kelas, Ekstrakurikuler untuk pengembangan minat dan bakat peserta didik, serta Kokurikuler sebagai penguatan pembelajaran intrakurikuler.
Untuk jadwal pembelajaran intrakurikuler, kegiatan belajar dilaksanakan dari Senin sampai Jumat. Peserta didik diharapkan hadir paling lambat pukul 07.00 WITA, dengan kegiatan pembiasaan dimulai pada pukul 07.00 WITA. Waktu istirahat pertama berlangsung pukul 09.30–10.00 WITA, sedangkan istirahat kedua yang dirangkaikan dengan shalat Dzuhur berjamaah dilaksanakan pukul 12.00–13.00 WITA.
Rincian waktu belajar disesuaikan dengan fase kelas. Untuk Fase A (kelas 1 dan 2), jam pulang pada hari Senin–Kamis pukul 12.00 WITA, dan hari Jumat pukul 11.00 WITA. Sementara itu, Fase B dan C (kelas 3 sampai 6) pulang pada pukul 14.00 WITA untuk hari Senin–Kamis, dan pukul 11.00 WITA pada hari Jumat.
Selain kegiatan pembelajaran, MIN 2 Tana Toraja juga menekankan pelaksanaan kegiatan pembiasaan yang dilakukan setiap hari sesuai jadwal masing-masing kelas. Kegiatan tersebut meliputi shalat Dhuha berjamaah, shalat Dzuhur berjamaah, kultum, hafalan surah dan bacaan shalat, hafalan Juz 30, kegiatan membaca 15 menit sehari, serta literasi Al-Qur’an.
Untuk mendukung pengembangan minat dan bakat peserta didik, kegiatan ekstrakurikuler akan dilaksanakan setiap hari Jumat mulai pukul 14.00 WITA. Kegiatan ekstrakurikuler yang disiapkan antara lain Pramuka, Drumband, Tari, UKS, Qasidah, Tahfidz, Tilawah, Klub Matematika, dan Klub Sains, dengan jadwal pelaksanaan yang akan diinformasikan lebih lanjut.
Kepala MIN 2 Tana Toraja, Ambo Emme, menyampaikan bahwa penerapan lima hari sekolah merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di madrasah.
“Penerapan lima hari sekolah ini bertujuan untuk menata waktu belajar peserta didik agar lebih efektif dan seimbang antara kegiatan akademik, pembiasaan keagamaan, serta pengembangan minat dan bakat siswa. Kami berharap dukungan penuh dari orang tua agar kebijakan ini dapat berjalan optimal,” ujar Ambo Emme.
Ia juga menambahkan bahwa madrasah telah menyiapkan penyesuaian program dan jadwal pembelajaran agar peserta didik tetap merasa nyaman dan semangat mengikuti kegiatan belajar. “Kami berkomitmen untuk memastikan seluruh program pembelajaran, pembiasaan, dan ekstrakurikuler berjalan terarah serta tetap memperhatikan kebutuhan peserta didik,” tambahnya.
Pihak madrasah juga mengharapkan dukungan dan kerja sama dari orang tua peserta didik selama penerapan kebijakan ini, khususnya dalam mendampingi ananda di rumah, menyiapkan bekal atau makanan selama program Makan Bergizi Gratis belum berjalan, serta membiasakan peserta didik membawa alat minum atau tumbler dari rumah dalam upaya mendukung program Bupati Tana Toraja dengan slogan







” Toraya Masero”. Diakhir sesi kegiatan dilanjutkan dengan tanya jawab antara perwakilan peserta didik dengan narasumber dalam hal ini Ambo Emme selaku Kepala Madrasah dan Hasriyani selaku Koordinator Kurikulum di MIN 2 Tana Toraja.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan penerapan lima hari sekolah di MIN 2 Tana Toraja dapat berjalan dengan baik, efektif, dan mendapat dukungan penuh dari seluruh warga madrasah serta orang tua peserta didik.(jun)