Makale, Humas MAN Tana Toraja – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tana Toraja terus memperkuat komitmennya dalam membentuk karakter siswa yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga sadar hukum dan memiliki moralitas yang tinggi. Hari ini, Senin (9/3), madrasah tersebut menggelar kegiatan Pembinaan Religius berskala besar yang berkolaborasi dengan Polres Tana Toraja bertempat di Masjid Baiturrahman Milan, Makale.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh murid MAN Tana Toraja ini menghadirkan lima narasumber ahli dari berbagai satuan di Polres Tana Toraja untuk memberikan pembekalan lintas sektoral. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dengan kesadaran hukum guna membenteng para siswa dari pengaruh negatif lingkungan.

Edukasi Komprehensif dari Satuan Polres Tana Toraja
Dalam sesi pembinaan tersebut, para pejabat dari Polres Tana Toraja memaparkan materi strategis sesuai dengan bidang keahlian masing-masing:
Aturan Lalu Lintas: Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Tana Toraja, AIPDA Syukri, menekankan pentingnya disiplin berkendara dan pemahaman aturan lalu lintas demi keselamatan di jalan raya.
Penyalahgunaan Narkoba: Kasat Narkoba Polres Tana Toraja, IPTU Arliansus, SH, MH, memberikan edukasi mengenai bahaya laten narkotika dan cara menghindari jeratan zat terlarang yang merusak masa depan generasi muda.
Judi Online (Judol): KBO Sat Reskrim Polres Tana Toraja, IPTU Muhammad Regsan, SH, MH, memaparkan materi mengenai dampak buruk dan konsekuensi hukum dari praktik judi online yang tengah marak.
Etika Bermedsos: Kanit Tipiter Polres Tana Toraja, IPDA Saldi, SH, memberikan bimbingan tentang cara berkomunikasi di dunia digital secara sehat, bertanggung jawab, dan sesuai dengan UU ITE.
Pencegahan Pengaruh Lingkungan: Kanit Bhabinkamtibmas Polres Tana Toraja, AIPTU Syaharuddin, S.E, memberikan tips praktis bagi siswa agar mampu memfilter pergaulan dan menjaga diri dari pengaruh negatif di lingkungan sekitar.

Sinergi Agama dan Keamanan
Pemilihan Masjid Baiturrahman Milan sebagai pusat kegiatan menegaskan bahwa pembinaan ini berlandaskan pada pendekatan religius. Kepala MAN Tana Toraja menyampaikan bahwa kolaborasi dengan pihak kepolisian sangat penting agar siswa memiliki pemahaman yang utuh mengenai batasan hukum yang berlaku di Indonesia, sembari tetap menjaga nilai-nilai akhlakul karimah.
Kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan madrasah yang aman, tertib, dan religius, serta melahirkan siswa-siswi yang menjadi pelopor ketertiban masyarakat di masa depan. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan khidmat dan mendapatkan antusiasme tinggi dari para peserta didik yang aktif berdialog dengan para pemateri dari Polres Tana Toraja.
