Makale, Humas MIN 1 Tana Toraja_ Sekelompok mahasiswa dari Universitas Patompo Makassar mengadakan kegiatan sosialisasi anti-bullying sebagai bentuk kepedulian terhadap maraknya kasus perundungan di lingkungan pendidikan.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 1 April 2026 di pelataran lapangan madrasah dan diikuti oleh para siswa serta tenaga pendidik. Mahasiswa dari Universitas Patompo ini berjumlah kurang lebih 10 orang yang ketuai oleh Asnita.
Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta mengenai dampak negatif bullying, baik secara fisik maupun psikologis. Dalam pemaparannya, para mahasiswa menjelaskan berbagai bentuk bullying, seperti perundungan verbal, fisik, maupun melalui media sosial.
“Kami berharap adek-adek yang ada di MIN 1 Tana Toraja ini menghindari yang namanya bulliying, karena itu hal yang tidak baik kita lakukan. Tetap saling cinta, kasih sayang dan saling menjaga”, ucap Asnita selaku ketua rombongan.

Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif, di mana para siswa diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman serta mengajukan pertanyaan. Para mahasiswa turut memberikan solusi dan strategi untuk mencegah serta menghadapi tindakan bullying di lingkungan sekolah.
Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya saling menghargai dan menciptakan lingkungan yang aman serta nyaman bagi semua pihak.

Nampak semangat dan antusias dari seluruh peserta didik dalam menyimak setiap materi yang disampaikan oleh pemateri.
“Kami dari pihak menyampaikan terima kasih yang tak terhingga atas kesempatan ini, kami berharap dengan adanya sosialisasi ini anak-anak bisa mengetahui dampak dari bulliying”, ucap Rante Mappasanda selaku Kepala Madrasah.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini dan berharap kerja sama serupa dapat terus dilakukan di masa mendatang guna membangun karakter siswa yang lebih peduli dan berempati.
Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan angka kasus bullying di lingkungan sekolah dapat berkurang serta tercipta suasana belajar yang lebih kondusif. (IP)
